Laman

Minggu, 24 Januari 2016

Belajar EYD : Kata yang disambung

Halo teman-teman yang hobi menulis dan membaca. Sudah lama ya, aku nggak sharing tentang EYD.

Kali ini aku mau berbagi ilmu eyd yang aku dapatkan dari hasil revisi naskahku terbaru yang akan terbit pertengahan Februari 2016. Sumbernya dari editorku, editor Gramedia Pustaka Utama.

Ini tentang kata yang harus disambung dalam penulisannya.
Beberapa di antaranya :

~ Serba yang diikuti kata dasar, disambung.
   Contoh :
   *Toko serbaada --- sudah benar
   *Serbabersih --- sudah benar

~ Kata "maha" yang diikuti kata dasar KECUALI esa, juga ditulis sambung.
   Contoh : Mahaadil Mahaagung Mahatahu Mahabesar

~ non- juga terikat dengan kata dasar yg mengikutinya.
   Contoh : nonmuslim,

~ Begitu juga dengan super-, bila diikuti kata dasar, penulisannya disambung
   Contoh : supercerewet

Sekian sharing singkat dariku. Lain waktu kalau ada ilmu baru dari editorku akan aku bagi lagi ^_^

6 komentar:

  1. Wah, makasih banyak mbak Arumi. Tapi biasanya juga ada gaya selingkung sih. Mungkin di Gramedia seperti ini. Bisa jadi di penerbit lain berbeda. Tapi yang paling penting adalah konsistensi. Hehe... Jadi entar editornya mudah kalau mau edit Ctrl + R (replace) dengan selingkung penerbit.

    By the way, Lama nggak ke sini. Makin manis blognya. Ungu-ungu dan makin rapi. :3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Vindy ...iyaya...bisa jadi begitu ya, soalnya aku cek di kbbi ga ada. Tapi kata editorku begitu yang benar hihihi. nurut saja deh. Makasih Vindy, ini amatiran ngutakatik sendiri tampilan blog. Semoga nyaman dibaca postingannya :)

      Hapus
  2. Makasih ilmunya kak! Sukse terus untuk karyanya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin ... makasih doanya Langit Senja, makasih juga sudah mampir. Sama-sama semangat belajar ya :)

      Hapus
  3. makasih kak, sukses selalu untuk karyanya.. tulisannya keren :)

    BalasHapus